Funneling marketing asuransi merupakan bagian dari teknik soft selling dalam menjual asuransi secara online.

Menjual produk asuransi secara online memang membutuhkan teknik yang berbeda dengan jika kita menjual baju. Orang tidak akan langsung membeli asuransi hanya karena mendengar manfaat asuransi.

Dan pastinya orang tidak akan langsung membeli hanya karena membaca artikel anda. Lalu bagaimana caranya agar kita bisa efektif mendapatkan nasabah asuransi secara online?

Jawabnya adalah dengan teknik funneling. Ini merupakan bagian dari teknik soft selling yang sudah terbukti dan dipraktekkan para internet marketer sukses. Bagaimana caranya??

FUNNELING UNTUK MENUMBUHKAN MINAT MEMBELI

Tujuan funneling marketing asuransi adalah menciptakan minat seseorang terhadap proteksi asuransi, dengan terlebih dahulu mengedukasi mereka untuk menumbuhkan kepercayaan mereka terhadap asuransi.

Berdasarkan pengalaman saya, justru lebih efektif jika kita tidak langsung mempromosikan produk, itulah funneling.

Sebagai contoh, saya membuat artikel seputar stroke. Mereka yang membaca artikel ini, artinya sudah masuk lorong funnel saya tahap pertama. Pada tahap ini mereka diedukasi dengan tips – tips menarik seputar stroke.

Tahap yang kedua adalah mulai memotivasi mereka. Sebagai langkah untuk memberikan perlindungan finansial terhadap diri dan masa depan kelaurga, akibat berisiko stroke, di sini kita mulai memperkenalkan apa itu proteksi, apa manfaatnya, dan bagaimana mendapatkannya.

Tahap ketiga adalah kita mulai mengedukasi dalam hal proteksi. Mengulas kebutuhan proteksi dimiliki oleh setiap orang, manfaat pertanggungan yang harus dimiliki, dan sebaginya. Dan muaranya adalah mereferensikan produk kita.

Intinya, perjalanan seorang pembeli asuransi itu dimulai dari mereka yang awalnya belum berminat terhadap asuransi ( cold audience ), membuatnya menjadi sadar akan proteksi ( warm audience ), kemudian menjadi orang yang ingin dan siap membeli ( hot audience ).

FUNNELING DIKERJAKAN OTOMATIS OLEH MESIN

Tentu kedengarannya begitu ribet ya, jika kita harus melakukan itu semua terhadap setiap pembaca artikel kita. Tahukah anda proses funneling marketing asuransi di atas dilakukan secara otomatis oleh mesin penjualan dalam sistem pemasaran asuransi online.

Buat pemula di dunia internet, mungkin kedengarannya sepertinya sulit ya…. padahal teknik menjual asuransi online dengan teknik funneling seperti ini bisa dikerjakan seorang pemula sekalipun.

PRAKTIS, HEMAT WAKTU, DAN COCOK UNTUK PEMULA

Pertama kali, sebagai pemula yang terjun di bidang pemasaran asuransi online, saya berpikir ini akan sangat menyita waktu jika saya harus belajar dulu segala sesuatunya, baru kemudian mempraktekkannya sendiri.

Buat saya nggak ada cukup waktu lagi jika harus belajar dari nol. Saya terinspiransi seorang teman yang membeli blog marketing asuransi yang sudah jadi, sudah terpasang sistemnya, dan siap pakai.

Dengan begitu saya langsung punya alatnya, langsung kerja, dan tentunya sambil belajar, kedepannya lebih mudah untuk meneruskannya sendiri. Daripada belajar dulu, yang sudah memakan waktu di awal, dan kemudian mempraktekkannya sendiri.

Buat saya, harga yang jutaan itu adalah investasi besar, namun sekarang terbayar sudah. Beberapa nasabah barus bisa saya dapatkan setiap minggunya hanya dengan cara online.

Menurut saya, buat teman – teman yang ingin segera bisa menjual asuransi secara online, bukan saatnya lagi membuang banyak waktu dengan belajar dari nol, teman – teman bisa mendapatkannya di situs resminya www.InternetMarketingAsuransi.com

Sticky